
Wanasari – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. kembali melaksanakan program Ngantor di Desa atau Bungan Desa. Kali ini, program Bungan Desa yang ke-59 berlangsung di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, pada Senin (11/8/2025).
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD Pemkab Tabanan ini disambut hangat oleh masyarakat Desa Wanasari. Seperti biasa, rangkaian pelayanan publik diboyong langsung ke desa, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, perbankan, perpajakan, Samsat, hingga perpustakaan keliling.
Kehadiran Bupati Sanjaya bersama rombongan diawali dengan penyambutan meriah di wantilan Pura Desa Wanasari. Anak-anak SD setempat dengan penuh semangat menyanyikan yel-yel penyambutan, dilanjutkan dengan yel-yel khas desa yang memeriahkan suasana. Di momen ini, Bupati Sanjaya memberikan pidato di hadapan warga dan tamu undangan, mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Wanasari.
Bupati dan Ibu Bupati turut memberikan apresiasi kepada siswa-siswi SD yang telah tampil dengan penuh semangat. Tidak lupa siswa-siswi yang bernama Ketut sebanyak (3) orang juga mendapat penghargaan khusus di karenakan sudah jarangnya program KB Bali dilaksanakan. Suasana semakin meriah dengan pembagian doorprize sebagai hadiah kuis dadakan yang melibatkan para siswa, membuat anak-anak dan warga semakin antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam kesempatan tersebut, Perbekel Desa Wanasari menyampaikan beberapa usulan penting kepada Bupati Tabanan. Usulan tersebut antara lain pembuatan papan nama akrilik di batas selatan desa, pemaksimalan lapangan bola desa menjadi destinasi sport tourism, serta pembangunan kantor desa baru yang direncanakan berada di tengah-tengah desa, tepat di depan Pura Desa Wanasari.
Usai acara penyambutan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Desa Wanasari untuk menikmati makan siang bersama. Di lokasi ini, Bupati Sanjaya juga menyerahkan sertifikat Semara Ratih kepada calon pengantin (catin) yang hadir.
Dalam momen tersebut, Bupati memberikan edukasi seputar membangun rumah tangga yang harmonis, pentingnya kesiapan mental dan ekonomi, serta peran keluarga dalam membentuk generasi yang berkualitas.
Setelah itu, Bupati dan Ibu Bupati menyempatkan diri mengunjungi Kelompok Madu Kele Kele (Trigona) yang menjadi salah satu potensi unggulan desa. Di sana, keduanya ikut serta melihat proses pemanenan lebah madu dan bahkan mencoba langsung rasa madu segar hasil panen.
Bupati Sanjaya menyambut baik masukan dari warga Desa Wanasari dan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang merata hingga ke desa-desa.
“Bungan Desa ini adalah cara kami mendekatkan pelayanan sekaligus menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat. Dengan turun ke desa, kita bisa melihat potensi, mendengar keluhan, dan segera mencari solusi,” ujarnya.
Selain berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat, Bupati Sanjaya juga menyampaikan potensial Desa Wanasari yang memiliki prospek untuk dikembangkan, yaitu sektor pertanian dan wisata.
Perbekel Desa Wanasari mengapresiasi program Bungan Desa yang telah sejalan dengan visi-misi Pemkab Tabanan dalam mensejajarkan program daerah dengan desa. “Kami berharap usulan ini dapat direalisasikan demi meningkatkan fasilitas publik dan potensi ekonomi desa,” ujarnya.


